Pelatihan Standard Operating Procedure Diikuti SMK Kehutanan Makasar

Pelatihan Standard Operating Procedure

Pelatihan SOP dari SMK Kehutanan Makasar

Pelatihan  Standard Operating Procedure dengan peserta dari SMK Kehutanan Makasar diadakan di gedung  Focus Techno Media Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti 6 peserta terdiri dari Guru dan pengawas. Pelatihan di mulai dari pukul 08.00 wib sampai pukul 15.00 wib. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan terlihat banyak  sekali pertanyaan yang di lakukan oleh para peserta . Pelatihan ini disampaikan oleh narasumber Bapak Riyanton yang juga berprofesi sebagai dosen.

Di tengah materi  Bapak Riyanto mengatakan Pelatihan Standart Operating Procedure (SOP) ini sangat dibutuhkan oleh para guru di era yang modern sekarang ini. Hal ini agar para guru dan karyawan memiliki mempunyai etos kerja tinggi dengan pemahaman penuh di tempat mereka bekerja.

Diskusi Pelatihan SOP Guru

Training SOP ini akan mengantarkan audien pada pemahaman singkat tentang SOP. Materi yang disampikan adlah :

  1. Sekilas tentang apa itu SOP,
  2. Perlunya SOP bagi manajemen bisnis/organisasi,
  3. Bagaimana cara/teknik penyusunan SOP, dan
  4. Bagaimana implementasinya dalam bisnis/organisasi

Materi itu disajikan secara lugas dan sederhana – berdasarkan atas pengalaman praktis – namun tetap menggunakan rujukan keilmuan sebagai dasar pemahaman konsep tertentu.

Hasil yang diperoleh setelah penguasaan materi SOP dari training service excellent juga akan sangat bermanfaat. Para guru dan pengawas memiliki motivasi pribadi yang menjadikan semangat dan kondisi mental yang kuat menghadapi tekanan yang ada dalam pekerjaan.

 

Pelatihan SOP di Technophoria

Dipelatihan  ini juga dibahas bagaimana sekolah dalam mengarahkan peminatan peserta didik yang sesuai dengan SOP. Peminatan tentang jurusan yang akan dipilih oleh peserta didik merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh pihak sekolah baik SMA maupun SMK. Karena ini menyangkut masa depan peserta didik sesuai dengan apa yang menjadi cita-cita dan kemampuannya. Bapak Riyanto juga mengatakan seorang guru paling  tidak membuat 5 prosedur standar operasi, yaitu:

  1. SOP perencanaan pembelajaran
  2. SOP pelaksanakan pembelajaran
  3. SOP evaluasi hasil pembelajaran
  4. SOP analisis hasil evaluasi pembelajaran
  5. SOP tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran.

Sekitar pukul 15.00 wib pelatihan di akhiri dengan sesi foto bersama antara Narasumber dan peserta SMK Kehutanan Makasar.

Leave a Reply