Pelatihan GIS | Bimtek IT Dinas Kesehatan Pelabuhan Sabang.

pelatihan gis 2016

Dinas Kesehatan Pelabuhan Sabang Aceh, mengirimkan 2 orang SDM handal untuk mengikuti pelatihan SIG (Sistem Informasi Geografi) di Focus Techno Media Yogyakarta. Peserta pelatihan GIS di Focus Techno Media yaitu bapak Budimanto dan bapak Agus Thamrin yang sangat aktif. Bukan hanya karena mendapat tugas dari kantor tetapi juga karena memang sangat tertarik mempelajari GIS.

Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System atau GIS) merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis. Secara umum pengertian gis  merupakan “suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumber daya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, meng-integrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis.”

Baca juga : Bimtek Pemetaan Menggnakan Drone berbasis ArcGIS

Dengan GIS kita bias melihat, memahami, bertanya, menterjemahkan dan menampilkan data dengan banyak cara seperti relationaship, simbol-simbol, dan trend dalam bentuk peta, laporan atau grafik. Gis membantu menyelesaikan permasalahan dengan mengacu pada data yang ada sehingga menjadi mudah dipahami dan dibagi satu sama lain. Teknologi gis juga bisa di gabungkan dengan framework system infromasi enterprice.

Manfaat Pelatihan GIS bagi Dinas Kesehatan

Sistem Informasi Geografi dapat digunakan untuk menentukan distribusi penderita suatu penyakit, pola atau model penyebaran penyakit. Penentuan distribusi unit – unit rumah sakit atau pun puskesmas – puskesmas, fasilitas – fasilitas kesehatan maupun jumlah tenaga medis dapat pula dilakukan dengan sig (sistem informasi geografi ). Menurut WHO, SIG (sistem informasi geografis) dalam kesehatan masyarakat dapat digunakan antara lain :

1. Menentukan Distribusi Geografis Penyakit.
2. Analisis Trend Spasial Dan Temporal
3. Pemetaan Populasis Berisiko
4. Stratifikasi Faktor Risiko
5. Penilaian Distribusi Sumberdaya.
6. Perencanaan Dan Penentuan Intervensi.
7. Monitoring Penyakit.

Leave a Reply