Pelatihan Procurement dan Filling Management – Ministério da Agricultura e Pescas (MAP) Timor Leste

SurabayaMinistério da Agricultura e Pescas (MAP) Timor Leste bekerjasama dengan Focus Techno Media Yogyakarta. Kerjasama dalam kegiatan meyelenggarakan pelatihan bidang pengembangan sumber daya manusia atau staf dan pimpinan MAP Timor Leste.  MAP Timor Leste mengadakan Pelatihan Procurement dan Filling Management difasilitasi FTM Yogyakarta. Pelatihan dilaksanakan dari tanggal 28 November s.d. 9 Desember 2016 di Fave Hotel Surabaya, diikuti oleh 14 orang pegawai dan staf dari Ministério da Agricultura e Pescas (MAP) Timor Leste.

Procurement adalah proses untuk mendapatkan barang dan jasa dengan kemungkinan pengeluaran yang terbaik,pelatihan-procurement-filing dalam kualitas dan kuantitas yang tepat, waktu yang tepat, dan pada tempat yang tepat untuk menghasilkan keuntungan atau kegunaan secara langsung bagi pemerintah, perusahaan atau bagi pribadi yang dilakukan melalui sebuah kontrak. Sedangkan Filling Management adalah proses perencanaan, pengawasan, pengarahan, pengorganisasian,  pelatihan, pengembangan dan aktivitas manajerial lain yang ditujukan atas kegiatan penciptaan, pemeliharaan, penggunaan dan penyusutan arsip dengan maksud untuk mencapai dokumentasi yang baik dan sesuai dengan kebijakan dan transaksi (kejadian, peristiwa, kegiatan) yang riil, dan manajemen operasi organisasi yang efektif dan efisien.

pelatihan-procurement-filling-&-archieves-management-mafDari pelatihan Procurement, peserta diharapkan mampu memahami dan menguasai segala hal yang berkaitan dengan proses pembelian dan pengadaan. Peserta tidak hanya dibekali konsep dan teori agar biaya pengadaan material bisa turun. Peserta juga mempraktekan metode pendukung yang digunakan seperti teknik negosiasi yang effektif. Didukung pula dengan teknik pemilihan dan evaluasi supplier yang benar serta teknik meningkatkan kinerja supplier. Disamping itu, peserta juga diharapkan mampu memahami pentingnya Filing Management dalam menunjang tugas kesekretariatan dan keadministrasian. Tentu saja dilaksanakan harus secara professional di lingkungan pemerintahan, perusahaan dan organisasi. Peserta pelatihan juga harus mampu menata dan mengendalikan arsip secara efektif dan efisien serta mampu menerapkan manajemen arsip yang baik. (Rcd)

Leave a Reply