Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah – Pelatihan Kapasitas SDM

TECHNOJOGJA.COM YOGYAKARTA – Focus Techno Media menggelar Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah di Gedung Graha Focus Techno Media, Untuk DLH Kab. Lembata. Pelatihan ini berlangsung pada tanggal 3 November 2020 selama 3 hari. Peserta pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata, peserta pelatihan sebanyak 2 orang. Narasumber pelatihan oleh pegiat sampah DIY , bapak Zainal Takim.

Bapak Zainal Taklim merupakan pelopor pendirian bank sampah yang gigih dalam usahanya menjaga lingkungannya agar tidak tercemar. Dalam paparannya beliau menjelaskan secara detai mengenai tujuan didirikannya bank sampah. Tujuan utama pendirian bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah dan tujuan bank sampah selanjutnya adalah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Bank sampah juga didirikan untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dalam masyarakat, misalnya untuk kerajinan dan pupuk yang memiliki nilai ekonomis.

Sekanjutnya bapak Zainal mengemukakan berbagai hal utama dalam pengelolaan bank sampah yang harus ada untuk menjamin kelancaran operasional.

Hal-Hal Utama dalam Pengelolaan Bank Sampah

Pemilihan Petugas

Petugas yang siap dan mau bekerja sangat dibutuhkan dalam usaha ini. Petugas penimbang sampah, pencatat setoran sampah , pengelola tabungan dan  penghubung dengan pengepul harus bekerja dengan kompak.

Prosedur Pengumpulan Sampah

Pengumpulan sampah yang benar efektif dan efisien perlu dalam mengelola bank sampah. Jadwal dan proses penerimaan atau setoran sampah harus dilaksanakan dengan tertib untuk menghundari pemborosan waktu dan tenaga yang akan berujung pada biaya.

Daftar Hadir

Setiap anggota yang akan menyetorkan sampah wajib mengisi daftar hadir yang menjadi tanda bahwa anggota tersebut telah menyetorkan sampahnya. Setelah anggota sudah mengisi daftar hadir, anggota tersebut harus memperlihatkan sampah yang disetorkannya kepada petugas bank sampah tersebut.

Memilah Sampah

Jika anggota yang menyetorkan sampahnya belum memilah sampah tersebut petugas harus memilah sampahnya sesuai dengan jenis sampah tersebut. Misalnya saja mencampurkan sampah plastik dengan plastik lainnya. Sebaiknya petugas juga memberikan instruksi kepada anggota sebelum disetorkan ke bank sampah harus dipilah terlebih dahulu.

Penimbangan

Sampah yang disetorkan harus ditimbang oleh petugas sesuai dengan jenisnya. Hal ini berguna untuk menghitung berat sampah berdasarkan jenisnya dengan akurat sebab harganya pun berbeda. Setelah ditimbang hasilnya akan dicatat oleh petugas di dalam catatan kecil kemudian diserahkan kepada anggota.

Tabungan

Anggota yang sudah mendapatkan catatan harus menyetorkannya pada petugas khusus tabungan. Pencatatannya di dalam buku induk bank sampah.

Dijual ke Pengepul

Setoran sampah ditempatkan dalam suatu wadah sesuai pemilihan yangdimasukkan ke dalam wadah besar barulah kemudian jika sudah banyak akan diambil oleh pengepul untuk dijadikan sebagai berbagai macam barang daur ulang sampah yang menarik dan unik.

Demikianlah beberapa cara mengelola bank sampah dengan benar yang patut untuk diperhatikan, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Leave a Reply