LPMP Provinsi Papua Pelatihan Analisis Jabatan dan Beban Kerja di Focus Techno Media Yogyakarta

Pelatihan Analisis Jabatan

Yogyakarta – Bertempat di h-Boutique Hotel Yogyakarta telah diselenggarakan pelatihan Analisis Jabatan dan Beban Kerja yang diselenggarakan atas kerjasama antara Focus Techno Media Yogyakarta dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua. Pelatihan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 21 April s.d. 23 April 2021 dan diikuti oleh 7 orang pegawai dan staf kantor LPMP Provinsi Papua.

Mengingat pelatihan dilaksanakan di masa pandemi maka panitia dari Focus Techno Media Yogyakarta menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat, diantaranya sebelum pelatihan dimulai ruangan sudah diseterilkan terlebih dahulu dengan disinfektan. Ketika peserta akan memasuki tempat pelatihan dilakukan ukur suhu tubuh, mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan di dalam ruang kelas disediakan hand sanitizer serta tempat duduk diatur untuk dapat menjaga jarak aman.

Pelatihan Analisis Jabatan dan Beban Kerja merupakan proses pendayagunaan pegawai yang aplikasinya digunakan untuk menyusun uraian jabatan yang diperlukan bagi penempatan dan pembinaan pegawai. Institusi yang berhasil menerapkan uraian jabatan dan jenjang jabatan di dalam organisasinya akan memperoleh keuntungan di dalam proses pendayagunaan dan pemberdayaan pegawai.

Dari pelatihan ini diharapkan peserta memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melakukan analisis jabatan dan beban kerja termasuk cara-cara, teknik, dan metode dalam melakukan penghitungan perhitungan, serta model aplikasi sebagai tools untuk melakukan  analisis serta studi kasus tentang bagaimana analisis diterapkan pada situasi riil sehingga dapat diimplementasikan di tempat tugas.

Keberhasilan sebuah institusi/organisasi dalam melakukan analisis jabatan akan berdampak positip pada penemuan bobot relatif jabatan yang diperlukan dalam penyusunan jenjang jabatan yang bermanfaat dalam penetapan sistem imbalan. Sementara keberhasilan dalam analisis beban kerja berdampak pada pendistribusian kerja secara merata sehingga menciptakan suasana kenyamanan kerja tercipta karena pegawai merasa beban kerja yg dilakukannya baik secara kuantitatif maupun kualitatif dapat optimal, tidak terlalu berlebihan atau bahkan kekurangan. (Ocd)

Leave a Reply