Bimtek Penyusunan SAKIP: Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus Perkuat Akuntabilitas Kinerja

bimtek-sakip

Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil, Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus mengikuti kegiatan bimtek penyusunan SAKIP. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen instansi dalam memperkuat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) secara lebih terstruktur dan terukur.

Bimtek penyusunan SAKIP ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai penyelarasan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, hingga pelaporan kinerja agar selaras dengan tujuan strategis daerah.

Memahami Pentingnya SAKIP bagi Pemerintah Daerah

SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis dalam memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui penyusunan SAKIP yang baik, instansi pemerintah mampu mengukur capaian kinerja secara objektif dan transparan.

Bagi pemerintah daerah, implementasi SAKIP memiliki sejumlah manfaat penting, antara lain:

  • Meningkatkan efektivitas perencanaan dan penganggaran, sehingga program lebih tepat sasaran.
  • Mendorong efisiensi penggunaan anggaran, dengan fokus pada hasil (outcome), bukan sekadar penyerapan anggaran.
  • Memperkuat akuntabilitas dan transparansi, sehingga kinerja dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
  • Mendukung peningkatan nilai evaluasi SAKIP, yang berdampak pada citra dan kredibilitas pemerintah daerah.

Dalam konteks Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, penyusunan SAKIP yang optimal sangat penting mengingat peran strategis dinas ini dalam menangani isu sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

“Melalui bimtek penyusunan SAKIP ini, kami semakin memahami bagaimana menyusun indikator kinerja yang tepat dan terukur agar program sosial benar-benar berdampak pada masyarakat,” ujar salah satu peserta kegiatan.

Materi Strategis dan Pendekatan Praktis

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mulai dari penyusunan pohon kinerja, cascading kinerja, perumusan indikator kinerja utama (IKU), hingga teknik penyusunan laporan kinerja yang sesuai dengan regulasi terbaru.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis. Peserta diajak untuk mereview dokumen perencanaan yang telah dimiliki dan melakukan perbaikan secara langsung dengan pendampingan narasumber berpengalaman.

Diskusi interaktif dan studi kasus menjadi bagian penting dalam bimtek ini, sehingga peserta dapat memahami tantangan nyata dalam implementasi SAKIP di lingkungan kerja masing-masing.

Komitmen Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi selama kegiatan. Hal ini menunjukkan keseriusan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus dalam meningkatkan kualitas manajemen kinerja organisasi.

Dengan mengikuti bimtek penyusunan SAKIP, diharapkan instansi mampu menyusun dokumen perencanaan dan pelaporan kinerja yang lebih terintegrasi, terukur, serta berdampak nyata.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Program Pelatihan

Artikel Lainnya